Today is: Wednesday, 8th September 2010
Log in
kilas balik republika online
REPUBLIKA.CO.ID, Jerman begitu bersemangat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2006. Selain karena hajat ini juga melibatkan wilayah bekas Jerman Timur (kini telah bersatu lagi dengan
Source: http://www.republika.co.id/site/piala-dunia/kilas-balik
aaaaaaarrrrgggghhhhh
balik juventus 1985 goal com, kilas cast information, widgetbox quot; kilas berita selebritis indonesia widget, kilas 1980 overview msn movies, kilas balik republika online,
Source: http://www.teriak.info/
romance toko buku online
Toko Buku Online BukuKita.COM - Komunitas Buku Indonesia. Buku murah, banjir diskon dan Kilas Balik Merah Salju
Source: http://www.bukukita.com/katalogbuku.php?page=19&masId=1&catId=1&order=
-Bersamamu-
Di setiap sudut kota
Kutemukan dirimu ada
Dan melambaikan tangan
Menghantar kedamaian
Di dalam hatimu sayang
Kucoba tuk berikan
Sejuta kehangatan
Dan tetaplah ada..
Bersamamu..
Ku akan terus kembali
Menikmati…
Wangi cinta dan matahari
Bersamamu…
Ku akan terus kembali
Menikmati pelangi saat badai pergi…
KILAS
Hatiku sesak kini
Penuh usulan tak berarah
Kilasan kesalahan lalu
Hempaskan aku dalam air mata
Aku menangis
Saat semua
Umpatku dalam tawa
Tikamku dengan pedang
Yang terhunus tajam
Tepat pada rasaku
Aku gila karena hina
Buatku sesal tak bermuara
Namun terus tetes hujan basahiku
Arus bawaku menuju hulu dendam
Hancur kini cetakkan nafsuku
Asaku, harapanku, kecewakanku
Pancarkan cahayanya, bakarku
Sekilas kenangan melintas
Bayangan masa kecilku membias
Tatapan suci ketika itu
Terbayar amukan catatan masa depan
MERABA
Saat tangis ini menjadi terisak
Karena kuatnya rasa sepi ini
Lalu aku menghentikan segala keluh ini
Mencoba bertahan dalam dinding kesendirian ini
Terlempar dari keceriaan, keramaian
Tersudutkan pengasingan
Mencoba gapai angan walau dalam gelap
Hanya bisa perangi keangkuhan ini
Sendiri dalam sepi…
sendiri…
TERHEMPAS
Ku sangka semua t’lah sirna
Ku sangka semua t’lah menghilang
Apa yang pernah terasa
Apa yang pernah terjamah
Namun sinar itu telah kembali
Menari-nari di sisi batin
Menyanyi, melompat dan berlari
Seolah mengejekku yang sendiri
Seperti sebuah hasrat
Yang tak pernah terungkap
Walau terasa berat mengikat erat
Namun tetap mengekang
Lepas, takkan pernah lepas menjauh
S’gala tanya takkan terjawab
Seperti jiwa yang tak mau bicara
Hanya teriak seraukan asa
Hinalah aku, [...]
Use a more specific keywords
